lolstatistics.com -Indosat Ooredoo Hutchison menghadirkan fitur perlindungan digital berbasis kecerdasan artifisial.
Fitur ini dirancang untuk melindungi pelanggan dari spam dan penipuan digital.
Indosat menyatakan fitur tersebut mampu mendeteksi panggilan, pesan, dan tautan berisiko.
Sistem bekerja secara otomatis untuk menyaring ancaman sejak awal.
Langkah ini bertujuan mengurangi potensi kerugian pelanggan.
Fitur perlindungan ini dikembangkan bersama perusahaan teknologi Tanla.
Indosat memanfaatkan platform Wisely AI milik Tanla.
Kolaborasi ini menggabungkan analisis data dan kecerdasan buatan.
Teknologi AI bekerja di jaringan Indosat secara real time.
Sistem mempelajari pola komunikasi yang mencurigakan.
Ancaman dapat teridentifikasi sebelum mencapai pengguna.
President Director and CEO Indosat, Vikram Sinha, menjelaskan tujuan pengembangan fitur tersebut.
Ia menyebut perlindungan pelanggan menjadi prioritas utama perusahaan.
Indosat ingin menghadirkan keamanan digital yang lebih adaptif.
“Kolaborasi ini memungkinkan perlindungan yang lebih proaktif,” kata Vikram Sinha.
Ia menegaskan AI membantu menyaring ancaman lebih cepat.
Baca juga:“Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Jual Beli Gas”
Indosat Tambah Fitur Keamanan Digital untuk Hadapi Lonjakan Penipuan
Indosat Ooredoo Hutchison memperluas perlindungan digital bagi pelanggannya.
Perusahaan merespons meningkatnya ancaman penipuan berbasis komunikasi digital.
Pelanggan kini dapat mengaktifkan fitur auto blokir SMS penipuan.
Sistem secara otomatis menghentikan pesan mencurigakan sebelum dibaca pengguna.
Langkah ini mengurangi risiko interaksi dengan pelaku penipuan.
Indosat juga menghadirkan deteksi panggilan berisiko berbasis VoIP.
Teknologi ini mengidentifikasi panggilan dari sumber tidak terpercaya.
Pelanggan mendapat peringatan sebelum menjawab panggilan tersebut.
Selain itu, tersedia pop-up notifikasi panggilan sesuai tingkat risiko.
Notifikasi muncul secara real time saat panggilan masuk.
Informasi ini membantu pelanggan mengambil keputusan lebih aman.
Indosat melengkapi fitur tersebut dengan ringkasan aktivitas mencurigakan.
Ringkasan dapat diakses melalui aplikasi digital pelanggan.
Fitur ini terintegrasi dalam layanan Plus+.
Lonjakan Kejahatan Digital Ancam Masyarakat, Kerugian Capai Triliunan Rupiah
Kejahatan digital di Indonesia terus meningkat dan semakin kompleks.
Ancaman ini menyasar berbagai lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyoroti kondisi tersebut.
Ia menyebut modus kejahatan digital kini semakin beragam.
Perkembangan ini meningkatkan risiko bagi masyarakat Indonesia.
“Modus kejahatan digital terus berkembang dan mengancam banyak orang,” ujar Vikram.
Ia menilai kejahatan digital membutuhkan penanganan lintas sektor.
Perlindungan tidak bisa hanya mengandalkan kewaspadaan individu.
Data internasional menunjukkan skala ancaman yang besar.
Laporan State of Scams in Indonesia 2025 dirilis Global Anti-Scam Alliance.
Hampir dua pertiga masyarakat Indonesia pernah menghadapi upaya penipuan.
Laporan tersebut juga mencatat lebih dari sepertiga responden menjadi korban.
Kasus tersebut terjadi dalam 12 bulan terakhir.
Setiap korban rata-rata mengalami penipuan hingga 2,2 kali.
Angka ini menunjukkan penipuan tidak terjadi secara sporadis.
Pelaku sering menyasar korban yang sama berulang kali.
Baca juga:“Sebanyak 21 guru besar-praktisi hukum laporkan Adies Kadir ke MKMK”




Leave a Reply