lolstatistics – Platform super app Grab mengumumkan peningkatan dana abadi untuk mendukung program mitra dan masyarakat luas di seluruh Asia Tenggara. Perusahaan mengalokasikan tambahan 3,2 juta dolar AS atau setara Rp52 miliar untuk tahun 2026 melalui GrabForGood Fund . Langkah ini memperkuat komitmen jangka panjang perusahaan dalam menciptakan dampak sosial berkelanjutan di kawasan.
“GrabForGood Fund didesain untuk membantu masyarakat di seluruh Asia Tenggara dalam membangun masa depan yang lebih baik,” kata Group CEO dan Co-Founder Grab Anthony Tan dalam keterangan pers, Selasa (17/3/2026) . Ia menambahkan telah melihat sendiri ketangguhan luar biasa para mitra dan komunitas. Namun, tantangan sistemik seringkali menjadi hambatan yang sulit diatasi sendiri tanpa dukungan kolaboratif .
Inisiatif pendanaan ini bertujuan membiayai berbagai program di seluruh Asia Tenggara dengan tiga pilar utama. Pertama, pendidikan yang menjadi fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kedua, dukungan komunitas untuk memperkuat jejaring sosial ekonomi mitra. Ketiga, bantuan bencana yang krusial di kawasan rawan gempa dan banjir .
Pada tahun 2025, GrabForGood Fund telah menyalurkan lebih dari 2 juta dolar AS atau Rp32 miliar. Dana tersebut digunakan untuk bantuan biaya pendidikan dan beasiswa penuh kepada lebih dari 3.600 siswa. Program GrabScholar menjadi salah satu andalan yang menjangkau penerima di seluruh Asia Tenggara .
Direktur Grab Indonesia Neneng Goenadi menegaskan bahwa komitmen perusahaan tidak hanya berhenti pada inovasi teknologi. “Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan bisnis sejalan dengan peningkatan kesejahteraan mitra dan masyarakat,” ujarnya dalam kesempatan terpisah . Program-program sosial menjadi instrumen untuk mencapai keseimbangan tersebut.
Sejak diluncurkan pertama kali pada 2021, GrabForGood Fund telah menyalurkan total lebih dari 8 juta dolar AS. Dana tersebut menjangkau berbagai program pemberdayaan masyarakat di enam negara Asia Tenggara. Indonesia menjadi salah satu penerima manfaat terbesar mengingat jumlah mitra Grab yang mencapai jutaan orang .
Untuk program pendidikan, GrabScholar memberikan beasiswa tidak hanya untuk mitra tetapi juga keluarga mereka. Fokusnya pada pendidikan vokasi dan perguruan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri. Pendekatan ini memastikan penerima beasiswa memiliki peluang kerja yang lebih baik setelah lulus.
Dukungan komunitas diwujudkan melalui berbagai pelatihan kewirausahaan dan literasi digital. Mitra Grab dibekali keterampilan mengelola keuangan dan mengembangkan usaha sampingan. Program ini membantu meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga mitra dalam jangka panjang.
Sementara untuk bantuan bencana, Grab memiliki mekanisme respons cepat di setiap negara. Platform logistik perusahaan dimanfaatkan untuk menyalurkan bantuan ke lokasi terdampak. Relawan mitra Grab juga dilibatkan dalam proses distribusi bantuan kemanusiaan.
Dengan tambahan dana 3,2 juta dolar AS untuk 2026, Grab optimistis dapat memperluas jangkauan program. Targetnya, jumlah penerima manfaat meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Komitmen ini membuktikan bahwa sektor swasta dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sosial.
“Baca Juga : PUBG Rilis Pembaruan Evolving Universe dan Kolaborasi Baru”
Grab Perluas Program Sosial 2026: dari Makanan Bergizi hingga Beasiswa Penuh untuk Keluarga Prasejahtera
Platform super app Grab mengumumkan perluasan program sosial melalui GrabForGood Fund untuk tahun 2026. Dana abadi sebesar 3,2 juta dolar AS atau Rp52 miliar akan mendukung serangkaian inisiatif komunitas di seluruh Asia Tenggara . Program tersebut mencakup penguatan jaringan dukungan pengasuhan, penanganan nutrisi sekolah, dan inovasi pembelajaran .
Komitmen tahun 2026 ini melanjutkan momentum positif yang telah dibangun setahun terakhir. Melalui GrabScholar, perusahaan menyediakan bantuan biaya pendidikan bagi anak sekolah dari keluarga prasejahtera. Program ini juga mencakup beasiswa penuh berbasis prestasi untuk jenjang pendidikan tinggi . Pada 2025, lebih dari 3.600 siswa telah menerima manfaat dari program ini di seluruh kawasan.
Selain pendidikan, dana GrabForGood juga akan dialokasikan untuk program kesehatan dan penyediaan makanan bergizi di sekolah-sekolah . Intervensi gizi ini bertujuan meningkatkan hasil belajar anak-anak melalui asupan makanan yang memadai. Kesehatan dan nutrisi menjadi fondasi penting agar siswa dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal .
Group CEO dan Co-Founder Grab Anthony Tan menegaskan harapannya untuk tahun 2026. “Kami berharap berbagai program ini dapat membuka lebih banyak peluang mulai dari penyediaan makanan bergizi agar anak-anak dapat belajar optimal,” ujar Anthony dalam keterangan pers . Ia menambahkan bahwa beasiswa penuh bagi siswa untuk melanjutkan ke universitas juga menjadi prioritas. Pada akhirnya, program ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat .
Di luar GrabForGood Fund, Grab menjalankan berbagai program komunitas jangka panjang. Perusahaan berupaya menyeimbangkan kinerja bisnis dengan upaya mendorong dampak sosial positif. Keberlanjutan lingkungan juga menjadi perhatian dalam setiap inisiatif yang dijalankan .
Guna mendukung peningkatan penghasilan dan ketahanan ekonomi mitra, Grab menghadirkan GrabAcademy. Program ini menyediakan pelatihan dan pengembangan keterampilan berkelanjutan bagi mitra pengemudi. Tujuannya membantu mereka memaksimalkan peluang penghasilan di dalam ekosistem Grab . Pelatihan mencakup manajemen keuangan, layanan pelanggan, hingga keterampilan digital.
Grab juga menjalankan inisiatif inklusif seperti Program Pengemudi Perempuan Grab. Program ini dirancang khusus untuk memberdayakan perempuan agar dapat mengakses peluang ekonomi secara setara. Selain itu, GrabAccess hadir bagi penyandang disabilitas yang ingin bergabung sebagai mitra . Program-program ini bertujuan meruntuhkan hambatan akses ekonomi bagi kelompok kurang terwakili di dalam platform.
Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Grab Indonesia, Tirza Reinata, menegaskan komitmen perusahaan pada inklusivitas. “Kami ingin memastikan bahwa semua lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat ekonomi digital,” ujarnya . Pendekatan ini sejalan dengan visi Grab untuk menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat Asia Tenggara.
Dengan kombinasi program pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan inklusivitas, Grab berupaya menciptakan dampak berkelanjutan. Perusahaan tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pendekatan holistik ini membedakan Grab dari platform teknologi lainnya di kawasan.
“Baca Juga : EWS dan Call Center 112 Siap Mitigasi Masalah Saat Lebaran”




Leave a Reply