Kerja Sama BrahMos Dinilai Perkuat Industri Pertahanan Indonesia
Lemhannas Dorong Alih Teknologi dan Peningkatan SDM Pertahanan
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily menilai kerja sama Indonesia dan India dalam pengadaan rudal jelajah supersonik BrahMos menjadi langkah strategis untuk memperkuat industri pertahanan nasional. Kerja sama tersebut dinilai dapat membuka peluang alih teknologi serta meningkatkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia.
Ace Hasan mengatakan India memiliki pengalaman dan kemampuan dalam mengembangkan teknologi pertahanan, sehingga kolaborasi kedua negara dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperluas kapasitas industri pertahanan dalam negeri.
“Kerja sama militer dengan India, saya kira itu merupakan langkah yang sangat baik dalam rangka memperkuat kerja sama industri pertahanan nasional dengan India,” ujar Ace saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis.
Menurut Ace, pengadaan sistem pertahanan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan alat utama sistem senjata (alutsista), tetapi juga harus memberikan manfaat jangka panjang bagi pengembangan kemampuan nasional.
Ia menilai aspek alih teknologi menjadi salah satu bagian penting dalam kerja sama pertahanan. Melalui proses tersebut, industri pertahanan Indonesia diharapkan mampu meningkatkan penguasaan teknologi serta memperkuat kemampuan produksi dan pengembangan sistem pertahanan secara mandiri.
Kontrak BrahMos RI-India Jadi Bagian Kerja Sama Strategis Pertahanan
Kerja sama pengadaan rudal BrahMos antara perusahaan BrahMos Aerospace dan Kementerian Pertahanan RI diumumkan dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada Selasa (7/7).
Pengumuman kerja sama tersebut berlangsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan PM Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta. Kesepakatan BrahMos menjadi salah satu dari 16 dokumen kerja sama yang diumumkan dalam kunjungan tersebut.
Selain BrahMos, Indonesia dan India juga mengumumkan kerja sama pengadaan rudal udara-ke-udara atau air-to-air missile (AAM) antara Bharat Dynamics Limited (BDL) dan Republikorp.
baca juga: Jampidum Tangani Kasus Prolife, Begini Penjelasan Kejaksaan Agung
Kesepakatan tersebut mencerminkan peningkatan hubungan pertahanan antara Indonesia dan India. Kedua negara sebelumnya telah menjalin berbagai kerja sama di bidang keamanan, industri pertahanan, serta pengembangan kapasitas militer.
BrahMos merupakan rudal jelajah supersonik hasil kerja sama India dan Rusia yang dikembangkan oleh BrahMos Aerospace. Sistem rudal tersebut dikenal memiliki kemampuan kecepatan tinggi serta dirancang untuk berbagai kebutuhan operasi pertahanan.
Indonesia Dorong Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan
Ace Hasan menegaskan kerja sama dengan India harus ditindaklanjuti secara optimal agar memberikan dampak nyata terhadap industri pertahanan nasional.
Menurutnya, penguatan industri pertahanan tidak hanya membutuhkan pengadaan teknologi modern, tetapi juga peningkatan kemampuan tenaga ahli dan institusi dalam negeri.
“Dengan demikian, kita harapkan kerja sama ini menjadi bagian dari penguatan industri pertahanan nasional melalui alih teknologi yang ditindaklanjuti dengan baik,” kata Ace.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat menjadi salah satu instrumen untuk membangun ekosistem pertahanan nasional yang lebih kuat. Pengembangan kemampuan industri pertahanan dinilai penting untuk mendukung kemandirian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pertahanan di masa depan.
Sebelumnya, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menyampaikan bahwa pembahasan mengenai pengadaan rudal BrahMos telah memasuki tahap yang sangat maju. Pemerintah Indonesia telah membidik akuisisi sistem rudal tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan adanya kesepakatan ini, kerja sama pertahanan Indonesia dan India memasuki tahap baru yang tidak hanya berfokus pada pengadaan alutsista, tetapi juga pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas industri pertahanan nasional.
baca juga: India: Kerja sama rudal dengan RI untuk tingkatkan kemandirian




Leave a Reply