Ilham Arief Sirajuddin Pimpin Golkar Sulsel, Targetkan Perolehan Kursi Naik pada Pemilu 2029
Ilham Arief Sirajuddin (IAS) resmi memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026-2031 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI di Hotel Claro Makassar, Minggu.
Penetapan IAS sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel dilakukan melalui rapat pleno Musda setelah dirinya menjadi satu-satunya calon yang memenuhi persyaratan pencalonan. Kepemimpinan baru tersebut diharapkan membawa konsolidasi organisasi yang lebih kuat menjelang agenda politik nasional berikutnya.
Musda XI Golkar Sulsel Tetapkan IAS Sebagai Ketua Secara Aklamasi
Dalam Musda XI Partai Golkar Sulawesi Selatan, IAS memperoleh dukungan penuh dari peserta musyawarah sehingga ditetapkan sebagai ketua tanpa melalui proses pemungutan suara.
Salah satu bakal calon lainnya, Munafri Arifuddin, tidak menghadiri pelaksanaan Musda dan tidak mengembalikan formulir pendaftaran. Kondisi tersebut membuat IAS menjadi calon tunggal yang memenuhi seluruh tahapan pencalonan.
Usai ditetapkan sebagai ketua, IAS menerima pataka Partai Golkar dari pimpinan sidang DPP Partai Golkar Mustafa Raja. Penyerahan tersebut menjadi simbol dimulainya masa kepemimpinan IAS untuk lima tahun mendatang.
baca juga: KPK Tak Gentar Digugat Tersangka Kasus Kuota Haji
IAS menyampaikan apresiasi terhadap dukungan seluruh kader dan pengurus partai. Ia menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan menjalankan amanat hasil Musda serta rekomendasi dari berbagai komisi dalam forum tersebut.
“Saya berharap teman-teman DPD II, sebagaimana amanat dalam rekomendasi Komisi A dan Komisi B, menjadi rujukan kami dan akan kami jalankan sesuai dengan harapan bersama,” ujar IAS.
Golkar Sulsel Bidik Kenaikan Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Setelah dipercaya memimpin Golkar Sulsel, IAS langsung menyampaikan target politik partai untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Target tersebut mengikuti arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia agar seluruh struktur partai memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kontribusi politik di daerah.
IAS menargetkan jumlah kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan meningkat dari empat kursi menjadi minimal enam kursi. Selain itu, kursi DPRD Sulawesi Selatan ditargetkan naik dari 14 menjadi 21 kursi.
Untuk tingkat kabupaten dan kota, Golkar Sulsel membidik peningkatan kursi DPRD dari 138 kursi menjadi hampir 200 kursi pada pemilu mendatang.
Menurut IAS, pencapaian target tersebut membutuhkan kerja sama seluruh elemen partai, mulai dari pengurus pusat, DPD I tingkat provinsi, hingga DPD II di seluruh kabupaten dan kota.
Ia menilai penguatan struktur organisasi menjadi faktor penting agar mesin politik partai berjalan efektif hingga tingkat akar rumput.
IAS Siapkan Konsolidasi Organisasi Hingga Tingkat Kecamatan
Selain fokus pada peningkatan perolehan kursi legislatif, IAS juga menyiapkan agenda konsolidasi internal untuk memperkuat struktur Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Ia menyebut pelaksanaan Musda tingkat kabupaten dan kota menjadi salah satu tahapan penting untuk menentukan figur yang tepat dalam memimpin organisasi di daerah.
“Itulah sebabnya pada musyawarah di tingkat kabupaten dan kota nanti, saya berharap kita mencari figur yang tepat untuk memimpin partai. Kalau teman-teman masih memiliki keinginan yang baik, mari kita duduk bersama,” kata IAS.
IAS juga telah menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan amanat partai. Dokumen tersebut akan menjadi pedoman dalam menjalankan kepengurusan hingga tingkat daerah.
Ia menargetkan seluruh Musda Partai Golkar di tingkat kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan selesai pada November 2026. Setelah itu, pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan ditargetkan rampung pada Maret 2027.
Tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan pembentukan struktur organisasi hingga tingkat kelurahan. Dengan konsolidasi tersebut, IAS berharap seluruh jajaran partai dapat lebih siap menghadapi agenda politik mendatang.
Kepemimpinan Baru Golkar Sulsel Hadapi Tantangan Politik 2029
IAS meyakini komitmen bersama seluruh kader menjadi modal utama untuk membawa Partai Golkar Sulawesi Selatan menjadi lebih kuat.
Ia menyampaikan bahwa kepemimpinannya akan berfokus pada penguatan organisasi, peningkatan kerja politik, serta membangun sinergi antara seluruh tingkatan kepengurusan.
“Saya yakin dan percaya, niat tulus saya untuk membawa Partai Golkar di Sulawesi Selatan menjadi lebih baik akan menjadi modal dalam menjalankan amanah sebagai Ketua DPD,” ujar IAS.
Dengan target peningkatan kursi legislatif dan percepatan konsolidasi struktur partai, kepengurusan IAS periode 2026-2031 akan menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan sekaligus memperluas pengaruh Golkar di Sulawesi Selatan.
Keberhasilan mencapai target tersebut akan sangat bergantung pada efektivitas koordinasi internal, kualitas kaderisasi, serta kemampuan partai membangun kedekatan dengan masyarakat menjelang Pemilu 2029.
baca juga: Sekjen Golkar minta kader Sulsel memenangkan Airlangga dan Taufan Pawe




Leave a Reply