lolstatistics – Kia resmi memulai produksi massal kendaraan listrik terbarunya, Kia EV2, di pabrik Žilina, Slovakia, pada Kamis (26/3). Model ini menjadi kendaraan listrik kedua yang diproduksi di pabrik tersebut setelah EV4 yang diluncurkan pada Agustus 2025. Pabrik Žilina merupakan satu-satunya fasilitas produksi EV2 di dunia, menegaskan peran strategis Slovakia dalam strategi elektrifikasi Kia di Eropa.
Pabrik yang mempekerjakan sekitar 3.700 pekerja dan didukung lebih dari 600 robot ini telah melalui program modernisasi senilai 200 juta euro pada 2025. Pada tahap awal, EV2 diproduksi dengan baterai standar 42,2 kWh yang memberikan jarak tempuh hingga 317 kilometer. Varian baterai jarak jauh 61,0 kWh dengan jangkauan 453 kilometer serta versi sporty GT-Line akan menyusul pada Juni 2026.
EV2 dibanderol mulai €26.600 (sekitar Rp466 juta) di pasar Eropa, dengan opsi sewa mulai €239 per bulan. Mobil ini ditawarkan dalam empat varian: Light, Air, Earth, dan GT-Line, dengan pilihan konfigurasi tempat duduk 4 atau 5 kursi. Model kompak berukuran panjang 4.060 mm ini menawarkan ruang kabin luas berkat wheelbase 2.565 mm, dengan kapasitas bagasi hingga 403 liter serta frunk 15 liter di bagian depan.
EV2 menggunakan platform E-GMP (Electric Global Modular Platform) dengan sistem kelistrikan 400V untuk menekan biaya produksi. Pengisian daya DC cepat 118 kW mampu mengisi baterai dari 10% hingga 80% dalam waktu sekitar 30 menit. Kia juga untuk pertama kalinya menawarkan pengisi daya onboard AC 22 kW sebagai opsi, memungkinkan pengisian lebih cepat di stasiun pengisian daya perkotaan.
Interior EV2 mengusung konsep “Picnic Box” dengan layar panorama lebar yang menggabungkan kluster 12,3 inci, panel kontrol iklim 5 inci, dan layar infotainment 12,3 inci. Fitur unggulan meliputi Digital Key 2, over-the-air (OTA) updates, Vehicle-to-Load (V2L) dan Vehicle-to-Grid (V2G), serta sistem bantuan pengemudi canggih seperti Highway Driving Assist 2 (HDA2) dan Remote Smart Parking Assist (RSPA).
Target produksi Kia Slovakia untuk EV2 adalah 5.000 unit per bulan, dengan pangsa 25-30 persen dari total produksi tahunan pabrik yang ditargetkan mencapai 300.000 unit pada 2026. EV2 dirancang khusus untuk pasar Eropa dan menjadi model termurah dalam jajaran kendaraan listrik Kia, bersaing langsung dengan BYD Seagull, Renault 4 E-Tech, dan Volkswagen ID.Polo.
Dalam strategi jangka panjang, Kia berencana meluncurkan 13 model kendaraan listrik hingga 2030, dengan EV2 menjadi bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap mobilitas ramah lingkungan. Presiden Kia Song Hosung menegaskan bahwa diversifikasi basis produksi sesuai karakteristik pasar menjadi kunci penguatan posisi Kia di era elektrifikasi global.
“Baca Juga : Land Cruiser FJ Siap Mengaspal di Thailand“
Kia Mulai Produksi EV2 di Slovakia, Pabrik Modern Senilai Rp3,9 Triliun Dukung Operasional
Kia resmi memulai produksi kendaraan listrik terbarunya, Kia EV2, yang sebelumnya diperkenalkan pada awal Januari. Model ini diproduksi di pabrik Kia di Žilina, Slovakia. Pabrik tersebut telah dimodernisasi melalui program peningkatan lini produksi senilai 200 juta euro atau setara Rp3,9 triliun. Program modernisasi ini rampung pada 2025. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Kia untuk memperkuat lini kendaraan listrik di pasar global.
Pabrik Žilina kini mempekerjakan sekitar 3.700 pekerja yang didukung lebih dari 600 robot. Robot-robot tersebut tersebar di lima area produksi utama. Kelima area itu meliputi press, bodi, pengecatan, mesin, dan perakitan. Integrasi teknologi otomasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan presisi produksi. Dengan kapasitas yang matang, pabrik ini siap mendukung permintaan EV2 di berbagai pasar.
Kia EV2 merupakan model entry-level yang dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan listrik. Mobil ini mengusung desain kompak dengan teknologi baterai terbaru. Produksi di Slovakia memungkinkan Kia menjangkau pasar Eropa dengan biaya logistik yang lebih efisien. Langkah ini juga sejalan dengan target Kia untuk meningkatkan pangsa pasar kendaraan listrik di benua biru. Eropa menjadi salah satu kunci utama dalam rencana elektrifikasi global Kia.
Ke depan, Kia berencana terus memperluas portofolio kendaraan listrik dengan model-model baru. Pabrik Žilina yang telah dimodernisasi akan menjadi salah satu pusat produksi strategis. Dengan investasi besar dan peningkatan kapasitas, Kia optimistis dapat memenuhi target penjualan EV2. Persaingan di segmen kendaraan listrik entry-level diprediksi semakin ketat. Kia pun berupaya menawarkan kombinasi harga kompetitif dan teknologi mumpuni untuk menarik konsumen.
“Baca Juga : Truk GMS Perdana Rute Shenzhen-Vietnam Resmi Beroperasi“




Leave a Reply