Putri KW Bidik Medali Lebih Baik di Kejuaraan Dunia BWF 2026
Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani membidik hasil lebih baik pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah meraih medali perunggu pada edisi sebelumnya. Putri KW kini ingin meningkatkan pencapaiannya dengan memburu medali berwarna lebih baik.
Ambisi tersebut muncul setelah Putri KW mengawali perjuangannya di Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Pemain berusia 24 tahun itu mengamankan tiket ke babak kedua setelah mengalahkan tunggal putri Filipina, De Guzman Mikaela Joy.
Putri KW Ingin Mengubah Warna Medali
Putri KW menyadari pencapaiannya pada Kejuaraan Dunia BWF 2025 menghadirkan ekspektasi lebih besar tahun ini. Saat itu, ia berhasil membawa pulang medali perunggu dari ajang bergengsi tersebut.
Hasil tersebut membuat Putri KW memasuki persaingan tahun ini dengan target yang lebih tinggi. Ia berharap dapat memperbaiki pencapaian tersebut meski menyadari persaingan menuju podium tidak mudah.
“Tekanan pasti ada karena hasil baik tahun lalu. Inginnya di sini bisa ganti warna medali, tapi semua itu kan nggak gampang,” kata Putri KW seperti dikutip dari PBSI, Senin.
baca juga: Sergio Busquets CLBK dengan Barcelona
Putri KW juga membandingkan situasinya dengan Kejuaraan Dunia BWF 2025. Pada edisi tersebut, ia tampil tanpa target tinggi sehingga dapat bermain lebih lepas sepanjang pertandingan.
“Di tahun kemarin saya nggak mikir dan nggak menyangka juga bisa dapat medali, hanya bermain tanpa beban,” ujar Putri KW.
Putri KW Menang Dua Gim atas De Guzman
Putri KW yang menempati unggulan keenam mengawali turnamen dengan menghadapi De Guzman Mikaela Joy di Indira Gandhi Arena, New Delhi, Senin.
Ia langsung mengambil kendali pertandingan dan mengamankan gim pertama dengan skor 21-12. Putri KW kemudian mempertahankan dominasinya pada gim kedua untuk menutup laga dengan kemenangan 21-6.
Meski menang dua gim langsung, Putri KW menilai De Guzman memberikan perlawanan cukup ulet. Kondisi lapangan yang terkadang dipengaruhi angin turut memengaruhi pola permainan kedua pemain.
Menurut Putri KW, posisi lapangan membuat De Guzman lebih leluasa mendorong bola pada gim pertama. Situasi tersebut sempat membuatnya bermain lebih berhati-hati.
“Di gim pertama dia di sisi lapangan yang kalah angin jadi lebih enak untuk mendorong-dorong bolanya. Itu membuat saya agak ragu, tapi saya mencoba terus lebih berani saja,” jelasnya.
Pada gim kedua, Putri KW melihat lawannya mulai kesulitan mengendalikan pukulan. Kekuatan pukulan De Guzman justru beberapa kali membuat bola keluar lapangan.
“Di gim kedua dia kesulitan untuk mengontrol pukulan, powernya yang besar membuat banyak bola keluar,” tambah Putri KW.
Putri KW Hadapi Petra Maixnerova di Babak Kedua
Kemenangan atas De Guzman membawa Putri KW ke babak kedua Kejuaraan Dunia BWF 2026. Ia selanjutnya akan menghadapi tunggal putri Republik Ceko, Petra Maixnerova, pada pertandingan Selasa.
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Putri KW untuk melanjutkan langkahnya sekaligus menjaga peluang memperbaiki pencapaian dari Kejuaraan Dunia BWF 2025.
Status sebagai unggulan keenam juga menempatkan Putri KW sebagai salah satu pemain yang mendapat perhatian dalam persaingan tunggal putri. Namun, target medali tetap membutuhkan konsistensi karena setiap pertandingan menghadirkan tantangan berbeda.
Putri KW kini perlu mempertahankan keberanian bermain yang menjadi kunci kemenangannya pada laga pembuka. Jika mampu menjaga kontrol permainan dan mengatasi kondisi lapangan, peluangnya untuk melangkah lebih jauh tetap terbuka.
baca juga: Putri dan Alwi siap hadapi laga pertama Kejuaraan Dunia 2026




Leave a Reply