Claressa Shields Pastikan Duel Lawan Lauren Price Terwujud
Juara kelas menengah putri WBC dan WBA, Claressa Shields, memastikan rencana pertarungan melawan Lauren Price bakal terwujud. Duel tersebut mempertemukan dua juara dunia dan peraih medali emas Olimpiade dalam salah satu laga paling menarik di tinju putri.
Shields Targetkan Pertarungan pada Desember 2026 atau Januari 2027
Promotor Shields, Dmitriy Salita, menyebut pertarungan melawan Price akan berlangsung di Amerika Serikat. Namun, kedua kubu belum menentukan lokasi pertandingan secara spesifik.
“Pertarungan itu pasti akan berlangsung di Amerika Serikat,” kata Salita dalam laporan The Ring yang dipantau di Jakarta, Senin.
Shields sebelumnya kembali merebut gelar dunia kelas menengah WBC dan WBA setelah mengalahkan Kaye Scott melalui knockout pada ronde keenam di State Farm Arena, Atlanta.
Kemenangan tersebut menandai kembalinya Shields ke kelas 160 pon setelah sebelumnya meninggalkan divisi tersebut untuk naik ke kelas berat.
baca juga: Rapor John Herdman 7 Bulan Pimpin Timnas Indonesia
Petinju asal Amerika Serikat itu bahkan harus menurunkan berat badan sekitar 38 pon untuk kembali bertarung di kelas menengah.
Lauren Price Pegang Empat Sabuk Juara Dunia Kelas Welter
Setelah mengalahkan Scott, Shields langsung mengarahkan perhatian kepada Price. Ia menyatakan kesiapan menghadapi petinju Inggris tersebut yang saat ini menguasai kelas welter putri.
Price memegang empat sabuk utama kelas welter, yakni WBC, WBA, IBF, dan WBO. Ia juga belum terkalahkan dengan catatan 10 kemenangan, termasuk dua kemenangan melalui knockout.
Price memiliki rekam jejak yang kuat di tingkat amatir. Ia meraih medali emas Olimpiade dan kini membangun reputasi sebagai salah satu petinju terbaik di kelas welter profesional.
Shields juga merupakan peraih medali emas Olimpiade. Ia pernah menjadi juara sejati pada era empat sabuk di tiga kelas berbeda, yaitu super welter, menengah, dan berat.
Perbedaan kelas menjadi salah satu aspek penting dalam rencana pertarungan tersebut. Shields kini kembali memegang dua gelar kelas menengah, sedangkan Price berstatus juara sejati kelas welter.
Kedua Kubu Sudah Membuka Jalan untuk Pertarungan
Promotor Price, Ben Shalom, sebelumnya mengungkapkan bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan untuk kontrak dua pertandingan.
“Kedua belah pihak telah sepakat untuk mewujudkan pertarungan ini. Ini hanya masalah penandatanganan. Dan kami siap untuk melakukannya,” ujar Shalom setelah Price mengalahkan Stephanie Piniero pada April.
Pernyataan tersebut memperkuat peluang duel Shields kontra Price terlaksana. Salita kemudian mengonfirmasi bahwa target waktunya berada pada rentang Desember 2026 hingga Januari 2027.
Meski demikian, belum ada pengumuman resmi mengenai tanggal dan arena pertandingan. Amerika Serikat menjadi lokasi yang dipastikan menjadi tempat penyelenggaraan duel tersebut.
Shields dan Price Berpotensi Hadirkan Duel Besar Tinju Putri
Salita menilai pertarungan Shields melawan Price memiliki potensi komersial besar. Ia menunjuk respons penonton terhadap laga Shields melawan Scott sebagai salah satu indikator kekuatan pasar petinju Amerika tersebut.
Shields mampu menarik banyak penonton ke State Farm Arena meski Scott belum memiliki popularitas besar di pasar Amerika Serikat. Menurut Salita, Shields juga berulang kali menghasilkan pendapatan tiket dalam jumlah jutaan dolar.
“Kehadiran Price, seorang juara dunia dan peraih medali emas Olimpiade yang memiliki basis penggemar sendiri, akan sangat menambah kekuatan pertarungan,” kata Salita.
Shields memiliki rekor profesional 19 kemenangan dengan empat kemenangan melalui knockout. Sementara itu, Price mempertahankan rekor sempurna dalam 10 pertarungan profesional dengan dua kemenangan KO.
Kombinasi status juara dunia, pengalaman Olimpiade, rekor tak terkalahkan Price, serta popularitas Shields membuat duel tersebut berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah tinju putri.
Salita juga menegaskan bahwa Shields tidak mengutamakan pertimbangan bisnis dalam memilih lawan. Menurut dia, Shields lebih memprioritaskan pertarungan melawan petinju terbaik.
“Claressa tidak peduli dengan sisi bisnis. Prioritas utamanya adalah melawan yang terbaik, bisnis adalah yang kedua. Dia tidak menghindari siapa pun,” ujar Salita.
Dengan target waktu Desember 2026 atau Januari 2027, perhatian kini tertuju pada penyelesaian kontrak dan penentuan lokasi. Jika seluruh kesepakatan rampung, Shields dan Price akan bertemu dalam duel lintas juara yang berpotensi menjadi salah satu laga utama tinju putri.
baca juga: Price atasi Pineiro untuk pertahankan tiga sabuk juara dunia




Leave a Reply