Kemenbud dan Kedubes Maroko Perkuat Diplomasi Budaya Lewat Malam Seni Indonesia-Maroko
Malam Seni Indonesia-Maroko Jadi Ruang Pertukaran Tradisi dan Kreativitas
Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) bersama Kedutaan Besar Kerajaan Maroko memperkuat hubungan bilateral melalui penyelenggaraan “Malam Seni Indonesia-Maroko”. Kegiatan tersebut menjadi wadah diplomasi kebudayaan yang menghadirkan pertukaran pengetahuan, apresiasi seni, serta kreativitas dari kedua negara.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan diplomasi kebudayaan memiliki peran penting sebagai bentuk soft power dalam membangun hubungan antarbangsa. Menurutnya, kebudayaan mampu menciptakan ruang dialog, memperkuat kepercayaan, serta membuka peluang kerja sama lintas sektor.
“Diplomasi kebudayaan menjadi salah satu bentuk soft power yang paling efektif. Kebudayaan menciptakan ruang dialog ketika perbedaan hadir, membangun saling percaya, memperkuat hubungan antarmasyarakat serta membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, riset, industri budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Fadli Zon di Jakarta, Rabu.
Kolaborasi Seni Indonesia-Maroko Perkuat Hubungan Antarbangsa
Fadli Zon menyampaikan bahwa Malam Seni Indonesia-Maroko tidak hanya menjadi pertunjukan budaya, tetapi juga menjadi sarana memperluas hubungan masyarakat kedua negara. Melalui kegiatan tersebut, Indonesia dan Maroko menunjukkan komitmen dalam menjaga hubungan budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad.
Menurutnya, pertukaran budaya melalui seni dapat memperkenalkan nilai, tradisi, dan identitas masing-masing negara. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mendorong kerja sama lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian budaya, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata.
baca juga: Cara Membuat Dimsum Rumahan Bahan Sederhana, Lengkap dengan Saus Cocolan
Menteri Kebudayaan menilai perpaduan musik tradisional Indonesia dan Maroko dalam acara tersebut menunjukkan bahwa dua kebudayaan berbeda dapat berinteraksi secara harmonis. Kolaborasi itu tetap mempertahankan karakter asli masing-masing tradisi.
Seni, kata Fadli Zon, menjadi bahasa universal yang mampu melewati batas negara, bahasa, dan latar belakang masyarakat. Perjumpaan budaya melalui seni dapat memperkuat dialog antarperadaban serta menciptakan pemahaman yang lebih baik.
Musik Tradisional Jadi Jembatan Budaya Indonesia dan Maroko
Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Republik Indonesia Redouane Houssaini turut menekankan pentingnya kebudayaan sebagai penghubung antarbangsa. Ia menyebut seni dan musik memiliki kekuatan untuk membangun persahabatan serta mempererat hubungan masyarakat.
Menurut Redouane, penampilan musisi Indonesia dan Maroko dalam satu panggung mencerminkan semangat dialog dan saling menghargai. Musik dinilai mampu menyatukan masyarakat meskipun memiliki perbedaan bahasa, geografis, dan latar budaya.
“Melalui pertunjukan budaya ini, kami berharap masyarakat Indonesia dapat mengenal sebagian dari jiwa dan warisan budaya Maroko, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan Maroko, khususnya di bidang seni dan kebudayaan,” ujar Redouane.
Malam Seni Indonesia-Maroko menghadirkan berbagai pertunjukan yang menggambarkan kekayaan budaya kedua negara. Acara tersebut dibuka dengan pembacaan puisi “OlehTanjung” karya Taufiq Ismail yang dibawakan oleh Peri Sandi Huizche.
Setelah itu, grup musik Muara menampilkan karya yang mengangkat tradisi dan kearifan lokal Indonesia. Pertunjukan tersebut menggunakan sejumlah alat musik khas Nusantara, seperti sape Dayak dari Kalimantan, kendang Jaipong dari Sunda, tambur Padang, serta Kong Ah Yan dari Betawi.
Pertunjukan Budaya Buka Peluang Kerja Sama Kreatif
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Melodies of Al-Andalus yang membawakan musik tradisional Maroko. Pertunjukan tersebut memperkenalkan kekayaan warisan budaya Maroko kepada masyarakat Indonesia melalui perpaduan nada dan tradisi musik.
Acara ditutup dengan kolaborasi musisi Indonesia dan Maroko yang memperlihatkan harmoni dua budaya dalam satu panggung. Penampilan tersebut menjadi simbol hubungan persahabatan sekaligus peluang pengembangan kerja sama seni di masa mendatang.
Melalui Malam Seni Indonesia-Maroko, Kemenbud dan Kedutaan Besar Maroko menunjukkan bahwa diplomasi kebudayaan dapat menjadi instrumen strategis dalam memperkuat hubungan bilateral. Kegiatan serupa diharapkan terus berkembang untuk memperluas pertukaran budaya dan meningkatkan kerja sama kreatif antara kedua negara.
baca juga: Indonesia-Maroko jajaki peluang peningkatan kerja sama kebudayaan




Leave a Reply