lolstatistics – Proyek pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)–Pulau Pemping semakin dikebut. PLN EPI bekerja sama dengan PT Timas Suplindo menandatangani kontrak Engineering, Procurement, Construction, and Installation (EPCI) untuk pembangunan pipa ini.
Proyek strategis ini akan menyalurkan gas bumi dari wilayah Natuna ke sistem kelistrikan domestik, terutama untuk Batam dan Kepulauan Riau. Penandatanganan kontrak EPCI menindaklanjuti Letter of Intent (LoI) yang diteken pada 3 Oktober 2025. Target Commercial Operation Date (COD) ditetapkan pada awal 2026.
Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menjelaskan bahwa proyek ini menjadi langkah konkret untuk memenuhi tugas Menteri ESDM dalam memperkuat pasokan gas domestik. Proyek ini akan mendukung sistem kelistrikan di Batam, Sumatera Bagian Tengah, dan Jawa Bagian Barat.
Pekerjaan proyek mencakup offshore dan onshore, termasuk tie-in dengan jaringan pipa eksisting WNTS dan Pemping, serta pembangunan Onshore Receiving Facility (ORF) di Pulau Pemping. Rakhmad menekankan kolaborasi dengan Timas Suplindo akan memastikan proyek berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai standar mutu tertinggi.
Komisaris Utama PLN EPI, Nikson Silalahi, menegaskan proyek ini mendukung visi Presiden Prabowo Subianto untuk ketahanan dan kemandirian energi nasional. Dengan kapasitas gas yang optimal dari Natuna, proyek WNTS-Pemping diharapkan meningkatkan keandalan pasokan listrik regional.
Penyelesaian proyek ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat infrastruktur energi nasional, mendukung pertumbuhan industri, dan memastikan ketersediaan energi bersih untuk masa depan.
Baca Juga: “Larangan Impor Baju Bekas: Menkeu Purbaya Tegaskan, Tangkap!“
Timas Suplindo Apresiasi Kolaborasi Proyek Pipa WNTS-Pemping untuk Ketahanan Energi
Proyek pipa gas WNTS–Pemping terus berjalan cepat dengan dukungan penuh PLN EPI dan PT Timas Suplindo. Pipa ini akan menyalurkan gas bumi dari Natuna ke Pulau Batam dan wilayah Kepulauan Riau.
Direktur Utama Timas Suplindo, Sulianto Entong, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh PLN EPI. Ia menekankan komitmen untuk menjaga standar keselamatan dan kualitas tertinggi. Ia menambahkan, kolaborasi ini menunjukkan sinergi nyata antara BUMN energi dan industri nasional dalam membangun infrastruktur strategis.
Pipa WNTS–Pemping diharapkan menjadi jalur utama pengaliran gas domestik. Proyek ini akan mengurangi ketergantungan impor energi dan memperkuat ketahanan energi nasional. Selain itu, pembangunan infrastruktur ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan strategis Kepulauan Riau.
Proyek mencakup pekerjaan offshore dan onshore, termasuk tie-in dengan jaringan pipa eksisting WNTS dan Pemping, serta pembangunan Onshore Receiving Facility (ORF) di Pulau Pemping. Dengan kapasitas gas yang optimal, proyek ini mendukung keandalan pasokan listrik regional dan meningkatkan efisiensi energi nasional.
Langkah ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan wujud transformasi energi Indonesia dari wilayah perbatasan hingga pusat pertumbuhan ekonomi. PLN EPI memastikan aliran energi primer nasional tetap terjaga untuk mendukung kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: “OpenAI Luncurkan Fitur diSora Video AI dengan Hewan Peliharaan“




Leave a Reply