lolstatistics – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan penguatan kebijakan di sektor jasa penunjang ketenagalistrikan. Fokus kebijakan mencakup peningkatan standar, pengawasan, dan tata kelola lembaga sertifikasi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah dan panjang pemerintah.
Kebijakan tersebut bertujuan menjamin keselamatan ketenagalistrikan nasional. Pemerintah juga ingin meningkatkan keandalan sistem tenaga listrik serta memperkuat perlindungan masyarakat. Sektor jasa penunjang dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga keselamatan instalasi listrik.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, menegaskan pentingnya peran lembaga sertifikasi. Ia menyampaikan pernyataan tersebut di Jakarta pada Sabtu. Menurutnya, lembaga sertifikasi menjadi garda terdepan dalam memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan.
“Lembaga sertifikasi memastikan instalasi tenaga listrik dan kompetensi tenaga teknik memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan negara,” kata Tri Winarno.
Ia menambahkan bahwa Kementerian ESDM mendorong konsistensi mutu layanan sertifikasi. Pemerintah juga menekankan integritas proses sertifikasi dan peningkatan akuntabilitas lembaga. Prinsip tersebut menjadi fondasi kebijakan pengawasan sektor ketenagalistrikan.
Tri Winarno menjelaskan arah kebijakan disusun berdasarkan evaluasi kinerja badan usaha dan lembaga sertifikasi. Evaluasi mencakup periode 2024 hingga 2025. Hasil evaluasi digunakan untuk menetapkan lembaga berkinerja unggul.
Selain itu, evaluasi menjadi dasar pembinaan dan penegakan kepatuhan ke depan. Pemerintah akan memberikan pembinaan kepada lembaga yang belum memenuhi standar. Penegakan aturan dilakukan untuk menjaga kualitas dan keselamatan layanan ketenagalistrikan.
Penguatan tata kelola ini juga sejalan dengan meningkatnya kebutuhan listrik nasional. Pertumbuhan infrastruktur dan industri menuntut sistem kelistrikan yang andal dan aman. Standar sertifikasi yang kuat diharapkan meminimalkan risiko kecelakaan listrik.
Kementerian ESDM menargetkan sistem pengawasan yang lebih transparan dan terukur. Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap kepercayaan publik terhadap layanan ketenagalistrikan semakin meningkat. Ke depan, penguatan sertifikasi diharapkan mendukung pembangunan energi nasional yang berkelanjutan.
Baca Juga: “14 Anggota KKB Tewas dalam Operasi di Intan Jaya”
Kementerian ESDM Apresiasi Lembaga Kementerian ESDMuntuk Perkuat Keselamatan Ketenagalistrikan Nasional
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menegaskan peran strategis lembaga sertifikasi ketenagalistrikan dalam menjaga keselamatan tenaga listrik nasional. Usaha jasa penunjang ini menjadi pilar penting dalam membantu pemerintah memastikan seluruh ketentuan keselamatan terpenuhi.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, menyatakan lembaga sertifikasi berperan langsung dalam proses pengawasan teknis. Menurutnya, kualitas sertifikasi menentukan tingkat keselamatan instalasi dan kompetensi tenaga teknik di lapangan.
“Lembaga Sertifikasi Ketenagalistrikan membantu pemerintah menjamin ketentuan keselamatan ketenagalistrikan terpenuhi dalam pelaksanaan sertifikasi,” kata Tri Winarno.
Tri mendorong lembaga sertifikasi untuk terus memperkuat kepatuhan terhadap regulasi. Ia juga menekankan pentingnya integritas hasil layanan sertifikasi. Pemerintah mendorong penerapan digitalisasi dalam seluruh proses sertifikasi.
Selain itu, Tri mengajak lembaga sertifikasi memperluas kontribusi sosial. Kontribusi tersebut mencakup kesiapsiagaan bencana dan edukasi keselamatan listrik kepada masyarakat. Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran publik.
Sebagai bentuk evaluasi dan pembinaan, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan memberikan penghargaan kinerja kepada lembaga sertifikasi. Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian kepatuhan, kualitas layanan, dan konsistensi standar keselamatan.
Untuk kategori Kinerja Terbaik, penghargaan diberikan kepada PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi, PT Eleska IATKI, PT Sertifikasi Instalasi Prima, dan PT Anugerah Kualitas Lingkungan Madani Indonesia. Lembaga tersebut dinilai menunjukkan kinerja unggul dan kepatuhan tinggi.
Kategori Kinerja Emas diberikan kepada sejumlah lembaga dengan kinerja sangat baik. Penerima apresiasi meliputi PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi, PT Andalan Mutu Energi, dan PT Serlindo Prima Energi. Beberapa lembaga lain juga menerima penghargaan serupa.
Sementara itu, predikat Platinum diberikan kepada lembaga yang mempertahankan kinerja sangat baik selama lima periode berturut-turut. Lembaga tersebut meliputi PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi, PT Andalan Mutu Energi, dan PT Eleska IATKI. Konsistensi ini mencerminkan standar tertinggi sertifikasi.
Kementerian ESDM berharap apresiasi ini mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan. Penguatan lembaga sertifikasi dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan listrik nasional. Ke depan, sistem sertifikasi yang andal diharapkan memperkuat keselamatan dan kepercayaan masyarakat.
Baca Juga: “Zulhas Minta Beras Bulog Disalurkan Melalui Kopdes Merah Putih”




Leave a Reply