Warga Pamulang Tolak Kibarkan Bendera Jelang HUT RI

Warga Pamulang Tolak Kibarkan Bendera Jelang HUT RI

lolstatistics.com – Warga Pamulang Tangerang Selatan salah satu wilayah yang terlihat minim partisipasi memasang bendera menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025. Beberapa warga memilih untuk tidak ikut serta dalam tradisi tersebut karena alasan prinsip, bukan karena ketidakpedulian.

“Baca juga : Karyawan Swasta Protes Libur 18 Agustus, Ini Penjelasannya”

Ade (32), warga Pamulang, mengaku tidak memasang bendera tahun ini karena merasa nasionalisme tidak harus diwujudkan melalui simbol. “Buat saya, bendera itu lambang saja. Nasionalisme enggak perlu lambang, tapi sikap,” ujarnya.

Meski begitu, ia tidak menolak membeli bendera dari pedagang keliling sebagai bentuk solidaritas. Namun, ia mengkritik pemaknaan seremonial yang menurutnya sering kali melupakan esensi perjuangan kemerdekaan.

Berbeda halnya dengan Mika (28), warga Ciputat. Ia tetap memasang bendera, meski dilakukan beberapa hari menjelang hari kemerdekaan. “Biasanya saya dan ibu pasang bendera H-2 atau H-3,” katanya.

Kurangnya Animo Pasang Bendera Jelang HUT RI, Warga Pamulang Nilai Nasionalisme Tak Harus Lewat Simbol

Fenomena rendahnya partisipasi ini turut menjadi perhatian pemerintah. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, menyebut animo warga untuk mengibarkan bendera tahun ini cenderung menurun. “Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Banyak titik belum mengibarkan, seperti kantor swasta dan area publik,” ujarnya.

Kemendagri pun mengimbau warga untuk mengibarkan bendera selama bulan kemerdekaan sebagai simbol persatuan bangsa. Di Jakarta Barat, pemerintah kota bahkan membagikan 8.000 bendera ukuran 60×90 cm ke warga di delapan kecamatan guna meningkatkan partisipasi.

Fenomena ini menunjukkan pergeseran cara pandang masyarakat terhadap simbol kenegaraan. Meski secara hukum dan budaya pengibaran bendera tetap penting, ada kebutuhan untuk mendalami makna nasionalisme secara substansial

“Baca juga : Fenomena Air Laut Terpisah di Suramadu Pengaruhi Rasa Ikan?”

Pemerintah diharapkan tidak hanya mendorong pemasangan bendera, tetapi juga menguatkan pendidikan nilai-nilai kebangsaan yang lebih kontekstual di masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *